Bangsa Indonesia dalam waktu dekat akan memperigati Hari Kartini 2026.
Hari Kartini merupakan peringatan nasional bangsa Indonesia untuk mengapresiasi jasa dan perjuangan pahlawan wanita, Raden Ajeng Kartini.
Baca Juga
Raden Ajeng Kartini atau kerap disebut RA Kartini adalah sosok pahlawan Indonesia yang dikenal dengan perjuangannya untuk hak-hak dan pendidikan bagi perempuan.
Lantas kapan bagsa Indonesia memperingati Hari Kartini? Berikut ulasan lengkapnya.
Kapan Hari Kartini 2026?
Hari Kartini jatuh setiap 21 April, tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan lahirnya Raden Ajeng Kartini pada 21 April 1897 di Jepara, Jawa Tengah.
Penetapan Hari Kartini juga tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomo 108 Tahun 1964.
Sejak saat itu, pemerintah menetapkan 21 April sebagai Hari Kartini untuk mengenang jasa dan perjuangannya.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang hari libur nasional, Hari Kartini 21 April tidak masuk dalam daftar hari libur.
Sehingga, aktivitas sekolah dan pekerjaan tetap berjalan normal. Namun, masyarakt masih bisa memperingati Hari Kartini di berbagai kegiatan yang berlangsung di banyak tempat.
Sejarah Hari Kartini
Raden Ajeng Kartini atau RA KArtini lahir dari pasangan keluarga bangsawan Jawa yaki Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M.A. Ngasirah.
Pada masa penjajahan Belanda, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan belum sepenuhnya merata bagi anak-anak.
Situasi ini membuat perempuan pada masa itu tidak diberi kesempatan menempuh pendidikan lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Sehingga para perempuan diarahkan untuk mengurus rumah tangga. Aturan tersebut membuat RA Kartini pun harus berhenti sekolah saat usianya menginjak 12 tahun.
Sang ayah juga tidak memperbolehkan RA Kartini mengenyam pendidikan lebih tinggi, namun dengan kegigihan dan samangatnya ini menjadi titik untuk memperjuangkan hak-hak perempuan.
Di Jepara RA Kartini mulai membangun salah satu sekolah putri pertama yang menyediakan kelas menjahit, menyulam, dan memasak.
Karena memiliki akademik yang tinggi dan dapat berbahasa Belanda, ia menulis semua hal yang dipelajarinya secara otodidak.
Ia juga rutin berkirim surat dengan sahabatnya di Belanda, Rosa Abendanon membahas ketertarikannya untuk memajukan anak perempuan Indonesia.
Kartini berpendapat bahwa perempuan juga berhak mendapatkan kesetaraan, kebebasan, kemandirian, serta perlakuan hukum yang sama.
Kumpulan surat itu kemudian dikumpulkan dan diterbitkan dalam sebuah buku berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang.
Karya tersebut menjadi simbol perjuangan sekaligus harapan akan terwujudnya perubahan sosial yang lebih adil.
Setelah menikah dengan Bupati Rembang, KRM Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat tahun 1903, Kartini berhasil mendirikan sekolah untuk perempuan.
Makna Hari Kartini
Peringatan ini mengingatkan bahwa upaya mewujudkan kesetaraan belum selesai dan masih terus berlanjut hingga saat ini.
Di era modern, nilai-nilai perjuangan Kartini tercermin dalam kiprah perempuan di berbagai sektor, mulai dari dunia pendidikan, karier profesional, hingga peran dalam kehidupan sosial dan keluarga.
Hari Kartini pun menjadi saat yang tepat untuk menilai sejauh mana peluang yang setara telah terwujud.
Momen ini juga menjadi ajakan untuk terus memberi dukungan agar perempuan dapat berkembang dan berkontribusi secara aktif.
Cara Memperingati Hari Kartini
- Berikut beberapa cara sederhana dan bermakna untuk memperingati Hari Kartini:
- Membaca kisah atau surat-surat RA Kartini
- Menggunakan kebaya atau pakaian adat sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Indonesia
- Mengadakan lomba bertema emansipasi perempuan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender
- Mengapresiasi sosok wanita paling berjasa dalam pembangunan Indonesia
Demikian informasi seputar Hari Kartini mulai dari sejarah hingga cara memperingatinya.









