Liputan6.com, Jakarta – Hyundai Motor Company dan TVS Motor Company resmi menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan kendaraan listrik roda tiga atau Electric Three-Wheeler (E3W).
Kedua perusahaan telah menandatangani Perjanjian Pengembangan Bersama guna mempercepat proses produksi dan pemasaran E3W.
Baca Juga
Produk hasil kolaborasi ini ditargetkan untuk dipasarkan tidak hanya di India, tetapi juga di sejumlah negara lainnya.
Kemitraan ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan presentasi konsep E3W pada ajang Bharat Mobility Global Expo 2025.
Kolaborasi tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam menyediakan solusi mobilitas jarak dekat yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di pasar India.
Inisiatif ini juga memperkuat komitmen bersama kedua perusahaan terhadap pengembangan transportasi perkotaan yang berkelanjutan.
Dalam kerja sama ini, Hyundai Motor akan memimpin proses desain kendaraan.
Hyundai juga turut serta dalam pengembangan teknologi dengan mengandalkan kemampuan riset dan pengembangan globalnya.
Perusahaan asal Korea Selatan ini membawa pendekatan desain berbasis kebutuhan pengguna serta teknologi mobilitas canggih ke dalam proyek E3W.
Sementara itu, TVS Motor berkontribusi melalui platform kendaraan listrik roda tiganya yang telah dikembangkan sebelumnya.
TVS Motor menawarkan keahlian teknik serta pemahaman mendalam terhadap karakteristik dan kebutuhan pasar domestik di India.
Joongsun Ko, Senior Vice President of Corporate Strategy & Planning Hyundai Motor Company, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan keputusan strategis yang bertujuan memperluas akses masyarakat India terhadap transportasi yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Ia menyampaikan harapan agar E3W hasil kemitraan dapat menjadi solusi mobilitas yang terjangkau dan andal.
Sharad Mishra, Presiden Bidang Strategi Grup TVS Motor Company, mengatakan bahwa perusahaannya berkomitmen meningkatkan kualitas hidup melalui mobilitas berkelanjutan dan terjangkau.
Menurutnya, perjanjian ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan dengan Hyundai dan memperkuat ambisi bersama untuk mengembangkan kendaraan listrik roda tiga.
Dengan menggabungkan kekuatan saling melengkapi, TVS percaya produk yang dihasilkan akan dirancang khusus untuk kebutuhan India dan pasar serupa lainnya.
Mishra menekankan bahwa kolaborasi ini juga menjadi acuan baru dalam hal teknologi, kualitas, pengalaman pelanggan, dan keandalan kendaraan listrik roda tiga.
Kedua perusahaan menargetkan peluncuran perdana kendaraan hasil kolaborasi di India, yang merupakan pasar kendaraan roda tiga terbesar di dunia.
Peluncuran ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam inovasi mobilitas jarak dekat berbasis listrik.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Hyundai dan TVS berkomitmen untuk memproduksi komponen utama secara lokal di India.
Pendekatan produksi lokal ini bertujuan memperkuat rantai pasok industri otomotif di negara tersebut.
Rencana ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menekan biaya produksi.
Selain itu, produksi lokal diyakini akan memudahkan layanan purnajual serta ketersediaan suku cadang bagi konsumen.
E3W akan melewati berbagai tahapan pengujian ketat sebelum memasuki produksi massal.
Kendaraan ini juga akan disempurnakan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal, termasuk kondisi jalan dan iklim di India.
Proses sertifikasi pun akan dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar regulasi yang berlaku.
Nantinya, kendaraan ini akan dilengkapi sejumlah fitur unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan.
Salah satu fitur utama adalah ground clearance yang dapat disesuaikan, khususnya untuk menghadapi kondisi jalan saat musim hujan.
Peningkatan fitur keselamatan juga menjadi fokus utama dalam pengembangan kendaraan ini.
Desain ergonomis akan diterapkan untuk mendukung perjalanan jarak jauh, baik bagi penumpang maupun pengemudi.
Sistem manajemen termal kendaraan akan dioptimalkan untuk iklim tropis, sehingga menjaga performa baterai dan kenyamanan kabin.
Konfigurasi interior yang fleksibel memungkinkan kendaraan digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari angkutan penumpang hingga logistik dan layanan darurat.









