Alasan Petinggi dan Kader Nasdem Geruduk TEMPO: Cover Surya Paloh Merendahkan Martabat Partai!

Para Petinggi Nasdem mengungkapkan alasan menggeruduk Kantor TEMPO dan memprotes cover majalah yang dinilai merendahkan Ketua Umum Surya Paloh.

Tak hanya mempersoalkan cover, Nasdem juga mengkritik isi laporan dan penggunaan istilah merger terkait wacana merger partai dengan narasi PT Nasdem Indonesia Raya.

Atas hal itu, Nasdem menuntut Tempo menyampaikan permintaan maaf.

Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino menyebut sampul Majalah Tempo soal wacana merger dengan Gerindra telah merendahkan Ketua Umumnya.

Wibi menilai, cover majalah Tempo sangat merendahkan martabat Ketua Umumnya. Ia menyatakan, sejatinya Surya Paloh merupakan sosok yang terbuka terhadap kritik.

Namun, kritik mestinya disampaikan dengan substansi alih-alih framing visual yang berpotensi merendahkan.

“Kritik boleh keras. Tapi etika tetap harus jadi batas. Jangan sampai kebebasan berubah menjadi kehilangan arah,” katanya.

Senada dengan hal itu, Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya menolak penggunaan istilah merger dalam laporan tersebut. Menurut Willy, Ketua Umumnya, Surya Paloh hanya menawarkan political block atau blok politik.

Willy menilai penggunaan istilah merger menunjukkan inkompetensi laporan tersebut dalam literatur politik. Padahal, Indonesia memiliki sejarah blok politik atau fusi sejak Orde Lama hingga Orde Baru.

“Pemahamannya jangan merger dong. Ini orang yang nggak baca, orang yang nggak memiliki literatur politik,” ujarnya.

Hal itu turut dipertegas oleh itu Wakil Ketua Baleg DPR dari Fraksi NasDem Martin Manurung.

Martin mempersoalkan laporan Tempo baik di Majalah maupun siniar mereka sebagai kebebasan pers yang dinilai kebablasan. Dia pun mendesak Dewan Pers segera turun tangan.

Menurut Martin, laporan Tempo telah melanggar kode etik karena tak melakukan verifikasi yang ketat. Lebih lagi, kata dia, laporan tersebut juga telah menjatuhkan martabat seseorang.

“Dalam situasi seperti ini, Dewan Pers, sebagai wasit di lapangan jurnalistik, sangat penting untuk masuk tanpa harus menunggu adanya pelaporan,” ujar Martin.

Author Image

Author

Dika Arkana

https://cuths.com/societies/big-band/ https://ceria158link.pages.dev/ https://cooleyscomfort.com/about-us/ https://cooleyscomfort.com/services/ https://cooleyscomfort.com/qualifications/ https://cooleyscomfort.com/mesa/ https://cooleyscomfort.com/reviews/ https://cooleyscomfort.com/join-our-team/ https://cooleyscomfort.com/special-offers/ https://cooleyscomfort.com/financing/ https://cooleyscomfort.com/memberships/ https://cooleyscomfort.com/videos/ https://cooleyscomfort.com/referral-program/ https://cooleyscomfort.com/contact-us/ https://cooleyscomfort.com/service-area/ https://parkridgepaintingservice.com/ https://anvatace.com/tong-quan-ve-doanh-nghiep/ https://anvatace.com/gioi-thieu-chung/ https://anvatace.com/shop/ https://anvatace.com/trang-chu/ https://anvatace.com/lien-he/ https://anvatace.com/gioi-thieu/