Kementerian Agama Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa yang berminat melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Proses pendaftaran ini dilakukan secara daring melalui portal resmi yang telah disediakan di alamat https://mesir.kpbptki.or.id/. Pendaftaran akan terus dibuka bagi putra-putri terbaik bangsa hingga batas waktu terakhir pada tanggal 9 Mei 2026 mendatang.
Program ini terbuka bagi para lulusan Madrasah Aliyah, pendidikan diniyah formal ulya, hingga satuan pendidikan muadalah di seluruh Indonesia. Kementerian Agama akan terlibat langsung dalam proses seleksi awal sebelum akhirnya memberikan rekomendasi kepada Markaz Tathwir untuk tahap berikutnya. Hingga saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 20 ribu mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh studi di berbagai kampus wilayah Timur Tengah.
Baca Juga
Ada sejumlah persyaratan khusus yang wajib dipenuhi oleh pelamar, salah satunya adalah batasan usia maksimal 30 tahun per 1 Mei 2026. Calon mahasiswa harus mengunggah dokumen penting seperti ijazah atau surat keterangan lulus, transkrip nilai, serta surat izin dari orang tua bermaterai. Selain itu, setiap peserta diwajibkan menggunakan alamat email dan nomor WhatsApp pribadi yang aktif untuk mendukung kelancaran komunikasi selama proses seleksi.
Tahapan seleksi akan diawali dengan ujian kemampuan Bahasa Arab berbasis komputer atau Computer Based Test yang dijadwalkan pada 17 hingga 18 Mei 2026. Peserta dapat mengikuti ujian ini secara online dari lokasi masing-masing dengan menggunakan laptop yang telah terpasang aplikasi Safe Exam Browser. Setelah dinyatakan lulus dalam tahap CBT, peserta akan melanjutkan ke seleksi wawancara yang dilakukan secara luring di perguruan tinggi pilihan pada 23 Mei 2026.
Bagi peserta yang lolos verifikasi administrasi, diwajibkan membayar biaya seleksi sebesar Rp350.000 melalui mekanisme Virtual Account yang sudah ditentukan. Selain itu, terdapat biaya tambahan untuk tahapan lanjutan di Markaz Tathwir yang mencakup Ikhtibar Tahdid Mustawa dan program Dauroh Lughowiyah. Seluruh rangkaian proses seleksi ini diharapkan selesai tepat waktu dengan pengumuman hasil akhir yang dijadwalkan terbit pada 5 Juni 2026.









