Pemerintah Indonesia secara serius memperkuat pengembangan koperasi sektor produksi sebagai bagian integral dari strategi pembangunan nasional. Langkah ini dibahas dalam rapat kerja penting antara Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi. Pertemuan tersebut bertujuan menyelaraskan kebijakan lintas sektor untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memperluas akses pasar.
Penguatan koperasi ini juga dimaksudkan untuk memperkuat kontribusi mereka terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan vitalnya sinergi antar kementerian guna mendorong daya saing koperasi sektor produksi. Koperasi diharapkan tidak hanya beroperasi secara mandiri, tetapi juga terintegrasi dalam ekosistem ekonomi yang lebih luas. Ini akan memastikan pertumbuhan yang merata dan berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga
Bappenas sedang dalam proses menyiapkan cetak biru pengembangan koperasi yang akan segera dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres). Perpres ini direncanakan akan melibatkan berbagai kementerian terkait, termasuk Pertanian, Perindustrian, serta Kelautan dan Perikanan. Keterlibatan lintas sektor ini krusial untuk memperkuat peran strategis koperasi dalam perekonomian nasional. Ferry Juliantono menyatakan bahwa optimalisasi koperasi sektor produksi dapat menciptakan efek berganda bagi ekonomi.
Efek berganda tersebut diyakini akan terwujud melalui peningkatan produktivitas, efisiensi pengelolaan, dan akses pasar yang lebih luas bagi produk koperasi. Selain itu, pemerintah mendorong koperasi untuk berinovasi dengan meningkatkan nilai tambah produk melalui hilirisasi dan industrialisasi. Upaya perbaikan efisiensi logistik juga menjadi fokus utama dalam program ini. Penguatan koperasi juga telah menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
RPJMN tersebut memfokuskan dukungan terhadap swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, serta pembangunan desa berbasis ekonomi lokal. Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudi menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berkolaborasi dalam pengembangan koperasi. Komitmen ini termasuk dukungan terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Rachmat Pambudi menegaskan bahwa koperasi harus menjadi soko guru perekonomian nasional sesuai amanat UUD 1945, dan ke depan akan hadir Undang-Undang Sistem Perkoperasian Nasional.









