Alasan Strategis di Balik Absennya Rizky Ridho dan Jordi Amat dari TC Timnas Indonesia

Keputusan tidak dipanggilnya sejumlah pemain seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, Beckham Putra, hingga Eliano Reijnders dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia sempat menimbulkan tanda tanya besar di kalangan suporter.

JAKARTA, DISWAY.ID — Keputusan tersebut ternyata bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari strategi pelatih kepala John Herdman yang telah direncanakan secara matang.

TC yang dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Mei 2026 menjadi tahap penting dalam persiapan Timnas Indonesia menghadapi dua kompetisi besar mendatang.

Dua ajang tersebut adalah FIFA Matchday yang digelar pada 1–9 Juni 2026 serta Piala AFF 2026 yang akan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Herdman berencana memanggil sekitar 25 hingga 26 pemain untuk menjalani seleksi dan pematangan taktik selama masa pemusatan latihan.

Absennya nama-nama besar seperti Ridho, Jordi, dan Beckham bukan berarti mereka ditinggalkan atau dicoret dari skuad utama.

Menurut pengamat sepak bola Tanah Air, Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan, para pemain tersebut justru sudah dianggap aman dalam rencana tim.

Mereka sebelumnya telah tampil dalam ajang FIFA Series, sehingga performa mereka sudah terpantau langsung oleh tim pelatih.

Oleh karena itu, mereka dinilai tidak perlu mengikuti TC awal karena sudah lolos dari proses evaluasi performa.

Pemain-pemain ini diproyeksikan langsung tampil di laga resmi tanpa harus menjalani proses adaptasi tambahan.

Langkah ini juga dimaksudkan untuk menghindari kelelahan berlebih menjelang turnamen penting yang akan datang.

Sementara itu, strategi ini membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka di bawah pengawasan pelatih.

Beberapa nama seperti Shayne Pattynama dan Thom Haye tetap dipanggil dalam pemusatan latihan kali ini.

Namun, keduanya kemungkinan besar tidak akan tampil dalam rangkaian FIFA Matchday mendatang.

Hal ini dikarenakan sanksi pertandingan yang masih harus mereka jalani akibat insiden yang terjadi selama kualifikasi sebelumnya.

Keputusan Herdman mencerminkan pendekatan manajerial yang lebih matang dan berbasis data performa terkini.

Pemusatan latihan kali ini tidak hanya bertujuan menyusun formasi, tetapi juga memberikan ruang bagi regenerasi dan eksplorasi opsi baru.

Timnas Indonesia terus membangun fondasi kuat menuju target prestasi di level regional maupun internasional.

Dukungan suporter tetap diharapkan meski beberapa nama favorit tidak hadir dalam sesi TC awal.

Publik diminta memahami bahwa keputusan teknis harus dibedakan dari spekulasi non-teknis yang berkembang di media sosial.

Author Image

Author

Dika Arkana

https://cuths.com/societies/big-band/ https://ceria158link.pages.dev/ https://cooleyscomfort.com/about-us/ https://cooleyscomfort.com/services/ https://cooleyscomfort.com/qualifications/ https://cooleyscomfort.com/mesa/ https://cooleyscomfort.com/reviews/ https://cooleyscomfort.com/join-our-team/ https://cooleyscomfort.com/special-offers/ https://cooleyscomfort.com/financing/ https://cooleyscomfort.com/memberships/ https://cooleyscomfort.com/videos/ https://cooleyscomfort.com/referral-program/ https://cooleyscomfort.com/contact-us/ https://cooleyscomfort.com/service-area/ https://parkridgepaintingservice.com/ https://anvatace.com/tong-quan-ve-doanh-nghiep/ https://anvatace.com/gioi-thieu-chung/ https://anvatace.com/shop/ https://anvatace.com/trang-chu/ https://anvatace.com/lien-he/ https://anvatace.com/gioi-thieu/