Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 menjadi momentum bagi para pekerja untuk menyuarakan berbagai persoalan hidup, termasuk yang dihadapi buruh perempuan.
Salah satunya adalah Elly, seorang buruh wanita asal Cirebon, yang mengeluhkan bahwa gaji setara upah minimum belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga
Elly menuturkan bahwa biaya hidup yang terus meningkat membuatnya harus lebih cermat dalam mengatur keuangan bulanan.
Ia menyampaikan bahwa pendapatan yang diterima saat ini belum mencukupi untuk membeli kebutuhan tambahan seperti produk perawatan diri atau skincare.
Berdasarkan data resmi Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Upah Minimum Kota (UMK) Cirebon tahun 2026 berada di angka Rp2.878.646 per bulan.
Sementara itu, UMK Kabupaten Cirebon untuk tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp2.880.797,86, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2.681.382,45.
Meski ada kenaikan, Elly mengaku nominal tersebut masih belum memadai untuk memenuhi kebutuhan perawatan pribadi.
“Kurang ah, setiap tahun kan skincare nambah mahal. Apalagi ditambah bahan pokok juga, buat perawatan kurang lah,” ujar Elly saat ditemui di kawasan Monas, Jumat, 1 Mei 2026.
Elly menjelaskan bahwa ia harus sangat hati-hati dalam mengatur pengeluaran agar tetap bisa membeli produk skincare.
“Ya, kurang lah. Jadi kita juga harus pintar-pintar membudget uang UMR Cirebon supaya bisa beli skincare,” tambahnya.
Ketika ditanya besaran pengeluaran untuk skincare, Elly enggan menyebutkan angka pasti karena nilainya tidak tetap setiap bulan.
“Nggak pasti sih (berapa untuk beli skincare). Biasanya emina-emina gitu,” ungkapnya.









