Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengakui bahwa timnya masih memiliki kekurangan dalam hal efektivitas di sepertiga akhir lapangan.
Persija Jakarta akan menghadapi Persis Surakarta pada pekan ke-30 Liga Super 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 27 April 2026 malam WIB.
Baca Juga
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim membutuhkan kemenangan untuk alasan yang berbeda.
Bagi Persis Surakarta, kekalahan dapat membuat mereka terperosot ke zona degradasi.
Sementara itu, Persija Jakarta wajib menang untuk menjaga peluang meraih gelar juara musim ini.
Macan Kemayoran saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 59 poin.
Mereka tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung, serta Borneo FC yang sama-sama mengumpulkan 66 poin.
Kemenangan meyakinkan di sisa pertandingan menjadi syarat mutlak agar Persija tetap bersaing di papan atas.
Mauricio Souza menilai bahwa salah satu faktor yang menghambat raihan maksimal tim adalah kurangnya ketajaman di lini serang.
Ia mencontohkan performa anak asuhnya saat bertandang ke Yogyakarta, di mana mereka menciptakan banyak peluang namun hanya meraih hasil imbang.
Meski mampu mendominasi dan menciptakan peluang emas, Persija gagal memaksimalkan peluang menjadi gol.
Situasi tersebut dinilai memberikan dampak signifikan terhadap perolehan poin tim dalam beberapa laga terakhir.
Kami menciptakan banyak peluang di dua pertandingan terakhir, tapi kami tidak efektif di sepertiga akhir, ujar Mauricio Souza dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Minggu, 26 April 2026.
Ia menambahkan bahwa dalam waktu persiapan yang singkat, tim fokus meningkatkan latihan penyelesaian akhir dan permainan di area kotak penalti lawan.
Pelatih asal Brasil itu berharap evaluasi cepat ini bisa langsung memberikan hasil pada laga melawan Persis nanti malam.
Persija Jakarta bertekad meraih tiga poin penuh demi mempertahankan asa juara hingga pekan-pekan akhir kompetisi.









