Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di kawasan Monumen Nasional, Jumat, 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Jakarta Pusat dan diikuti oleh ribuan buruh dari berbagai daerah.
Baca Juga
Kehadiran Presiden disambut dengan antusias oleh para buruh yang telah memadati lokasi sejak pagi hari.
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB dengan mengenakan pakaian safari berwarna cokelat.
Sesampainya di atas panggung, Prabowo langsung menyapa para buruh dengan melambaikan tangan.
Ia juga melemparkan topinya ke arah kerumunan massa sebagai bentuk kedekatan dengan para pekerja.
Beberapa perwakilan buruh tampak berusaha mendekat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Presiden.
Acara peringatan May Day 2026 tidak hanya diisi dengan penyampaian aspirasi, tetapi juga dimeriahkan oleh hiburan rakyat.
Grup band Kotak menjadi salah satu pengisi acara yang menghibur ribuan buruh sejak pagi hari.
Konser gratis tersebut menampilkan musisi dan band lokal yang turut meramaikan suasana di Monas.
Penyelenggaraan acara ini turut didukung oleh pihak Pemprov DKI Jakarta dan berbagai serikat pekerja.
Sebanyak 24.980 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh tahun ini.
Rekayasa lalu lintas pun diterapkan di sekitar kawasan Monas guna memperlancar kegiatan.
Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato utama sebagai bagian dari agenda inti peringatan May Day.
Perayaan Hari Buruh 2026 menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengar langsung suara para pekerja.
Acara ini juga menjadi simbol komitmen pemerintah terhadap perlindungan hak-hak buruh di Indonesia.
Informasi mengenai kehadiran musisi dalam acara ini sempat dibagikan melalui unggahan Instagram @jktcreativemedia.
May Day 2026 di Monas berlangsung damai dan penuh semangat kebersamaan di kalangan buruh.
Hingga siang hari, kegiatan masih terus berlangsung dengan tertib dan terorganisir.
Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan kalangan pekerja.









